Selamat Datang... - Ice Breaking (Trainer)
Selamat Datang
Wednesday, 2014-11-26, 3:30 AM
Welcome Guest | RSS
 
Main Ice Breaking (Trainer)RegistrationLogin
Site menu
Di Baca Ya..
Artikel Komputer
Download
Statistics

Total online: 0
Guests: 0
Users: 0
Login form
Tentang Ku
Site friends
  • Ikamm Pesawaran
  • Konsultasi Syariah
  • PKS
  • Info Palestina
  • FSLDK
  • Mita Rusmiati
  • Aulia Lutfi
  • Pengunjung
    Sering Dilihat
    [2012-03-04]
    Menghapus ShortCut dari Flashdisk (0)
    [2012-03-04]
    Menu Cepat Dalam Word 2007 (0)
    [2011-01-18]
    Akan Datang Penghuni Surga (1)
    [2012-03-04]
    Manfaat Menangis Bagi Kesehatan (0)
    [2012-03-05]
    Sofware Mengetik 10 Jari (0)
    Search

    Menjadi fasilitator idola bukanlah hal yang sulit. Semua orang bisa untuk menjadi fasilitator yang hebat, tidak terbatas pada usia maupun tingkat pendidikan. Asalkan ada kemauan dan motivasi untuk menjadi seorang fasilitator, saya yakin semua orang dapat menyandang gelar sebagai fasilitator idola.


    Ice Breaking

    Pada tips 1 saya sudah menjelaskan bahwa untuk menjadi fasilitator yang baik, kita hanya perlu ingat "Penampilan IM3”. Tentang penampilan seorang fasilitator idola sudah kita bahas pada tips 1. Sekarang akan kita bahas tentang IM3 (Ice breaking, Materi, Metode dan Media). Karena keterbatasan halaman dalam blog ini, maka edisi kali ini kita terlebih dahulu fakus membahas tentang ICE BREAKING.

    Mengapa fasilitator perlu menguasai ICE BREAKING ?

    Berdasarkan hasil penelitian, rata-rata setiap orang untuk dapat berkonsentrasi pada satu focus tertentu hanyalah sekitar 15 menit. Setelah itu konsentrasi seseorang sudah tidak lagi dapat focus.

    Dalam suatu pelatihan hal tersebut perlu mendapatkan perhatian yang serius. Seorang fasilitator harus peka ketika melihat gejala yang menunjukkan bahwa peserta sudah tidak dapat konsentrasi lagi. Apa yang harus dilakukan oleh seorang fasilitator ketika melihat gejala demikian? Berilah Ice breaking atau energizer.

    Ada banyak macam energizer atau ice breaking yang dapat digunakan dalam pelatihan. Namun jika dilihat dari metodenya dapat dikelompokkan menjadi 8 jenis.

    1. Jenis yel-yel
    2. Jenis tepuk tangan
    3. Jenis menyanyi
    4. Jenis gerak dan lagu
    5. Jenis gerak anggota badan
    6. Jenis games
    7. Cerita/ dongeng-dongeng bijak
    8. Cerita-cerita lucu

    Untuk mengenal lebih jauh tentang energizer atau ice breaking, kali ini akan saya berikan beberapa contoh singkat dari masing-masing jenis tersebut. Tapi kalau anda menghendaki tahu lebih banyak tentang ice breaking ataupun energizer bisa membaca buku saya yang berjudul ICE BREAKING DAN ENERGIZER YANG MENDIDIK. Berikut beberapa contoh singkat dari Ice breaking dan energizer tersebut:

     

    1. Jenis yel-yel

    Yel-yel walaupun sederhana tetapi mempunyai tingkat "penyembuh” yang paling baik dibanding jenis lain. Dengan melakukan yel-yel selain konsentrasi menjadi pulih kembali, juga dapat menumbuhkan semangat yang tinggi dari peserta pelatihan untuk melanjutkan pelatihan. Selain itu yel-yel juga terbukti efektif untuk menanamkan esprit de corp atau kekompakan tim dalam suatu pelatihan.

    Banyak jenis yel yang bisa dilakukan dalam suatu pelatihan, tergantung dari tujuan yang ingin dicapai dari yel tersebut. Di sini akan saya jelaskan sebagai berikut:

    1. Jika fasilitator ingin memusatkan perhatian kembali tanpa harus berteriak-teriak,” bapak-bapak dan ibu-ibu mohon ketenangannya karena materi berikut sangat penting!”. Kalau hal itu yang kita lakukan tentu sangatlah tidak efektif. Semakin keras kita berteriak semakin gaduh pula suasana ruang pelatihan. Semakin sering kita berteriak semakin tidak terhormat pula seorang fasilitator.

    Bagaimana strateginya? Terlebih dahulu kita membuat kesepakatan-kesepakatan untuk melakukan yel-yel tertentu. Yel yang paling sering untuk tujuan ini adalah model-model sapa jawab.

    Contoh:

    Fasilitator menyapa

    Peserta menjawab

    Halo

    Hai

    Hai

    Halo

    Apakabar

    Luar biasa

    Selamat pagi

    Siap-siap

    Selamat siang

    Kerja keras

    Selamat sore

    Terima gaji

    Selamat malam

    Enak tenan

    Kita kembali ke…

    Laptop

    Are you ready?

    Yes

    Dsb



    Yel-yel tersebut dapat diciptakan sendiri berdasarkan kesepakatan bersama dengan peserta pelatihan. Jika fasilitator memandang peserta gaduh karena berbicara sendiri maka dapat menggunakan salah satu sapa jawab di atas.



    2. Jenis tepuk tangan

    Contoh :

    a. Tepuk Wow

    Mintalah pada peserta untuk bertepuk tangan

    Minta peserta lebih cepat, lebih cepat lagi, lalu berhenti dan katakan "wow” bersama.

    b. Tepuk anggota tubuh

    Jika kita pegang hidung, peserta tepuk 1 x
    Jika kita pegang bibir, peserta tepuk 2 x
    Jika kita pegang telinga, peserta tepuk 3 x
    Jika kita bersedekap, peserta tepuk 4 x
    (bisa dimodifikasi ataupun dibolak-balik ketentuannya)

    c. Tepuk balas tepuk

    Jika kita tepuk 1x, peserta tepuk 4 x
    Jika kita tepuk 2x, peserta tepuk 3 x
    Jika kita tepuk 3x, peserta tepuk 2 x
    Jika kita tepuk 4x, peserta tepuk 1 x
    (bisa dimodifikasi ataupun dibolak-balik ketentuannya

     

    3. Jenis menyanyi

    Dinyanyikan bersama peserta latihan dengan nada lagu Cucak Rowo

    Kucoba – coba melamar kerja

    Kerja kudapat aku ditrima

    Aku mencoba dan berusaha

    Jadi pahlawan tanpa tanda jasa

    Jamane 2X jamannya KTSP

    Murid mnuju kompetensi

    Nanging aku khog malah bingung

    Kepriye anggonku nglakoni

    Iki piye 3X

    Ngadhepi murid samene akeh

    Aku bingung kepriye ngajare

    E dadine malah theng – theng crit

     

    4. Jenis gerak dan lagu

    Gerakan ini bagi beberapa guru, guru sekolah minggu, dan pelatih bukan  lagi hal yang sulit Karena mereka telah melakukannya bahkan dengan beragam variasinya.


    5. Jenis gerak anggota badan

        a. Permainan jempol kelingking

    1.   Mintalah semua peserta tangan kanannya menunjukkan ibu jarinya,  sedang tangan kirinya menunjukkan jari kelingkingnya.

    2.   Arahkan ibu jari dan kelingking tersebut mengarah ke kiri, bila ada ada aba – aba ke kanan maka terjadi perubahan ibu jari jadi kelingking, yang tadinya menunjuk kelingking maka akan berganti ibu jari

    3.   Begitu setrusnya dapat bergantian,

     

    Variasi gerakan yang mungkin dilakukan :

                               Kata jempol – jempol maka yang ditunjukkan kelingking, atau sebaliknya

     

    b. Permainan buah dan tubuh

     

    1.  Jika kita katakan mangga, peserta mengangkat kedua tangan sambil berjinjit

    2.  Jika kita katakan jeruk, kedua tangan peserta mengacung ke depan.

    3.  Jika kita katakan kacang, peserta membungkukkan badan sambil kedua tangan  memegang sepatu.

     

    c.  Gerakan salib

    Dalam buku "Manusia Kain Kafan” dijelaskan bahwa salib terdiri dari kayu yang vertical yang disebut stipes, sedangkan yang mendatar disebut patibulum cruces. Bagi guru sekolah minggu ini bias dipakai untuk icebreaking saat menjelaskan penyaliban Yesus dengan cara ;

    1.   Buat tanda vertical dengang mnangkupkan kedua telapak tangan di atas kepala tinggi saat guru mengatakan stipes

    2.   Rentangkan kedua lengan ke kanan dan kiri ketika guru mengatakan patibulum.

    3.   Silangkan kedua tangan di dada ketika guru mengatakan salib  

     

    6. Jenis games

    a. Permainan lepas tangkap

    1.   Mintalah semua peserta membuka telapak tangan kirinya dengan membentuk posisi mendatar

    2.   Meletakkan telunjuk tangan kanan ke telapak tangan kiri teman sebelahnya yang terbuka

    3.   Saat ada aba – aba "tangkap” tangan anda yang terbuka berusaha menangkap telunjuk teman, sebaliknya tangan yang menunjuk berusaha menghindari tangkapan temannya

        b. Permainan lawan kata

    1.   Mintalah peserta untuk membuat tanda besar dengan membuat lingkran maya di depannya, dan melentikkan kelingkingnya untuk menyatakan tanda yang kecil

    2. Minta pesrta membuat tanda yang berlawanan dengan hal yang disampaikan para trainer. Maksudnya apabila yang diceritakan trainer hal yang besar maka peserta membentuk tanda kecil (melentikkan kelingking), sedang bila trainer menyatakan hal kecil maka peserta membuat tanda besar.


    Jam Digital
    Tulisan Terbaru
    [2012-03-05]
    Sofware Mengetik 10 Jari (0)
    [2012-03-04]
    Manfaat Menangis Bagi Kesehatan (0)
    [2012-03-04]
    Bahaya Memendam Emosi (0)
    [2012-03-04]
    Sebuah Konsep Kebahagiaan (0)
    [2012-03-04]
    Menghapus ShortCut dari Flashdisk (0)
    [2012-03-04]
    Menu Cepat Dalam Word 2007 (0)
    [2012-03-04]
    Info Untuk Peserta UN Tahun 2012-2014 (0)
    [2012-03-04]
    Cara Buat File PDF dari Word, Excel dan Power Point (0)
    [2012-02-08]
    PENGGUNAAN BAHASA DALAM KARYA TULIS ILMIAH (0)
    [2012-02-08]
    Kata Hati adalah Kebenaran (0)
    Calendar
    «  November 2014  »
    SuMoTuWeThFrSa
          1
    2345678
    9101112131415
    16171819202122
    23242526272829
    30
    Twitter ku.
    Tausyah Terbaru
    [2012-03-04][My articles]
    Tingkatan manusia di dalam shalat (0)
    [2012-02-08][My articles]
    Mencapai potensi hidup yang maksimal (0)
    [2012-02-08][My articles]
    Belajar Dari Mutiara (0)
    [2012-02-08][My articles]
    17 Hal yang harus diingat (0)
    [2012-03-13][My articles]
    Dongeng Shalat (0)
    Tag Board
    200
    Lagu Nasyid
    Hosting Gratis
    Block title